Loading...

Kisi-Kisi Ujian Kompetensi Keahlian Tahun Pelajaran 2016/2017

Desember 28, 2016 Add Comment
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah bagian dari intervensi Pemerintah dalam menjamin mutu pendidikan pada satuan pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan. Pelaksanaan UKK bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa pada level tertentu sesuai Kompetensi Keahlian yang ditempuh selama masa pembelajaran di SMK. UKK terdiri dari Ujian Praktik Kejuruan yang umumnya diselenggarakan sebelum pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Teori Kejuruan yang merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Ujian Nasional. 

Berikut ini adalah link Download Kisi-Kisi Ujian Kompetensi Keahlian Tahun Pelajaran 2016/2017 semua Kompetensi Keahlian di SMK. Silakan Download DI SINI

Kisi-kisi UN 2016/2017 SMK dan MAK

Desember 24, 2016 Add Comment
Ujian Nasional SMK/MAK tahun Pelajaran 2016/2017 sudah di depan mata, silakan download Kisi-kisi UN 2016/2017 SMK dan MAK untuk belajar. Memang hasil UN tidak digunakan untuk penentu kelulusan siswa, tetapi fungsi UN tetap penting karena digunakan untuk mengukur kompetensi siswa dan salah satu dasar pertimbangan seleksi ke jenjang yang lebih tinggi. Ok, langsung saja untuk download Kisi-kisi UN 2016/2017 SMK dan MAK, silakan klik di sini

Download Buku Prinsip-Prinsip Bisnis Kelas XI

Desember 23, 2016 1 Comment
Apa definisi dari bisnis Ritel ? Dalam pembelajaran di SMK Kompetensi Keahlian Bisnis daring dan Pemasaran, bisnis ritel dipelajari dalam mata pelajaran Prinsip-Prinsip Bisnis di kelas XI dan XII. Bisnis ritel adalah segala aktivitas perdagangan barang atau jasa kepada konsumen akhir untuk digunakan sendiri, bukan untuk diperdagangkan lagi. Secara garis besar, usaha ritel yang berfokus pada penjualan barang sehari-hari terbagi dua, yaitu usaha ritel tradisional dan usaha ritel modern. Ciri-ciri usaha ritel tradisional adalah sederhana, tempatnya tidak terlalu luas, barang yang dijual tidak terlalu banyak jenisnya, sistem pengelolaan / manajemennya masih sederhana, tidakmenawarkan kenyamanan berbelanja dan masih ada proses tawar-menawar  harga dengan  pedagang, serta produk yang dijual tidak dipajang secara terbuka sehingga pelanggan tidak mengetahui apakah peritel memiliki barang yang dicari atau tidak. Sedangkan usaha ritel modern  adalah sebaliknya, menawarkan tempat  yang luas, barang yang dijual banyak jenisnya, sistem manajemen terkelola dengan baik, menawarkan kenyamanan berbelanja, harga jual sudah tetap (fixed price) sehingga tidak ada proses tawar-menawar dan adanya sistem swalayan / pelayanan mandiri, serta pemajangan produk pada rak terbuka sehingga pelanggan bisa  melihat, memilih, bahkan mencoba produk terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli.

Berikut ini adalah buku acuan untuk belajar tentang Prinsip-Prinsip Bisnis Ritel untuk kelas XI, silakan download pada link berikut ini :

  1. Prinsip-Prinsip Bisnis 1
  2. Prinsip-Prinsip Bisnis 2

Download Buku Administrasi Transaksi Kelas XI Lengkap

Desember 23, 2016 Add Comment
Apa sih yang dimaksud dengan Adminsitrasi Transaksi ? Administrasi transaksi adalah suatu kegiatan untuk mencatat berbagai perubahan posisi keuangan dari sebuah perusahaan yang dilakukan secara kronologis, dengan metode-metode tertentu sehingga hasil pencatatan dapat di komunikasikan kepada pihak lainnya.

Materi Pembelajaran ini dipelajari di SMK Kelas XI dan XII pada Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran Bidang Keahlian Bisnis dan Manajeman. Berikut ini adalah Buku digital yang dipakai di SMK yang sudah menerapkan Kurikulum 2013, berikut link downloadnya :


  1. Adminsitrasi Transaksi kelas XI semester 1
  2. Administrasi Transaksi kelas XI semester 2

Download RPP Simulasi Digital Kelas X Lengkap

Desember 23, 2016 17 Comments
Sudah menjadi kewajiban guru bahwa di awal semester harus menyiapkan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) agar proses pembelajaran berlangsung lebih baik. Berikut ini kami sajikan RPP Mata Pelajaran Simulasi Digital untuk SMK yang sudah menggunakan Kurikulum 2013. Silakan Download RPP Simulasi Digital Kelas X Lengkap dalam versi word pada link berikut ini :

Semester Gasal :

  1. RPP tentang Mind Mapping
  2. RPP tentang Daring Asinkron-sinkron
  3. RPP tentang Daring Online
  4. RPP tentang Edmodo
  5. RPP tentang Kelas Maya
Semester Genap

Pelaku Ekonomi dan Peranannya

Desember 23, 2016 Add Comment
Kegiatan  pelaku  ekonomi  dalam  perekonomian  mencakup  kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Kegiatan ekonomi yang pertama adalah kegiatan  produksi.  Dalam  ilmu  ekonomi, produksi  didefinisikan  sebagai kegiatan atau proses untuk menciptakan nilai atau memperbesar daya guna suatu barang. 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan produksi memerlukan sumberdaya yang lazim dikenal dengan sebutan faktor produksi. Adapun faktor produksi terdiri atas

1. Alam, atau sumber daya alam (natural resources) 
Sumberdaya alam atau faktor produksi alam meliputi segala sesuatu yang berasal atau disediakan oleh alam, bukan berasal dari kegiatan manusia dan dapat  digunakan  untuk  kegiatan  produksi.  Sebagai  contoh:  tanah,  air, pohon, binatang, minyak bumi, gas alam dan lain-lain 

2. Tenaga kerja manusia, atau sumber daya manusia (human resources) 
Tenaga kerja merupakan usaha manusia yang mencakup fisik dan mental atau merupakan peranan manusia dalam proses produksi. Tenaga kerja dibedakan atas tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih dan tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih. Tenaga kerja terdidik, yaitu tenaga kerja dengan keahlian khusus yang diperoleh melalui jenjang pendidikan khusus, seperti guru, dokter, akuntan, dan sebagainya. Sedangkan tenaga kerja terlatih, adalah tenaga kerja yang memiliki  pengalaman  atau kecakapan  untuk  melakukan  kerja  karena terlatih. Adapun tenaga tidak terdidik dan terlatih, yaitu tenaga kerja yang melakukan   aktivitas   kerjanya  tidak   memerlukan   pendidikan  atau pengalaman. Hal  ini  dikarenakan  pekerjaan  yang  dilakukan  adalah pekerjaan dimana hampir setiap orang mampu melakukannya. 

3. Modal (capital) 
Modal atau capital sering diartikan dalam bentuk uang yang digunakan untuk  membeli  mesin 
produksi  dan  faktor  produksi  lainnya. Dalam pengertian ekonomi modal didefinisikan sebagai semua jenis barang yang digunakan  untuk  menunjang  kegiatan  produksi  barang  dan  jasa  lain. Termasuk pula  di dalamnya barang-barang modal seperti mesin-mesin, alat pengangkutan, alat pengolahan, gedung-gedung, pabrik, dan bahan-bahan yang dipakai dalam proses produksi. Menurut penggunaannya modal terbagi atas modal tetap dan modal lancar. Modal tetap merupakan modal yang dapat dipakai dalam beberapa kali proses produksi, misalnya mesin, alat produksi dan sebagainya. Sedangkan modal lancar adalah modal yang habis sekali pakai dalam proses produksi. Misalnya, bahan baku, bahan penolong dan lain sebagainya. Menurut asal pembentukan, modal dibedakan atas modal yang berasal dari dalam negeri dan modal yang berasal dari luar negeri. Modal yang berasal dari  dalam  negeri  disebut penanaman  modal  dalam  negeri (PMDN) biasanya berasal dari tabungan masyarakat. Sedangkan modal yang berasal dari luar negeri disebut penanaman modal asing (PMA) yang dapat berupa pinjaman atau grant.

4. Kecakapan tata laksana (skill) 
Kecakapan tata laksana atau skill adalah keahlian untuk mengerjakan usahausaha ekonomi dalam arti memimpin atau mengatur organisasi perusahaan. Kecakapan  tata  laksana  ini  disebut  juga 
entrepreneurship.  Seorang entreprenuer berperan untuk mengatur penggunaan ketiga faktor produksi (alam, tenaga kerja, dan modal) dalam proses produksi. 

Keempat  faktor  produksi  tersebut  diatas  adalah  unsur-unsur  yang diperlukan  dalam  proses produksi.  Atas  jasanya  dalam  proses  produksi, keempat faktor produksi tersebut menerima balas jasa. Kepada faktor produksi alam, dibayarkan sewa (rent). Untuk tenaga manusia, dibayarkan upah (wage), gaji (salary), dan royalty. Untuk modal, dibayarkan bunga (interest). Sedangkan kepada skill dibayarkan dengan laba (profit) yaitu selisih antara penerimaan total dari penjualan dengan biaya total dari penggunaan sumber daya yang lain. 

Kegiatan ekonomi yang kedua adalah distribusi. Distribusi merupakan proses penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Jaringan distribusi dibedakan menjadi dua, yaitu distribusi langsung dan distribusi tak langsung. Adapun  kegiatan  ekonomi  yang  ketiga  adalah  kegiatan  konsumsi. Dalam konsep ekonomi mikro, kegiatan konsumsi diartikan sebagai kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan nilai atau guna suatu barang dengan tujuan untuk mencapai kepuasan. Besarnya konsumsi setiap individu berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh pendapatan konsumen sebagai individu. 

Pelaku – pelaku ekonomi meliputi :

1. Rumah Tangga Keluarga/ Konsumen
Rumah tangga keluarga/ konsumen adalah pelaku ekonomi yang terdiri atas ayah, ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya. Rumah tangga keluarga termasuk kelompok pelaku ekonomi yang cakupan wilayahnya paling kecil. Rumah tangga keluarga adalah pemilik berbagai faktor produksi. Faktor-faktor produksi yang terdapat pada rumah tangga keluarga antara lain tenaga kerja, tenaga usahawan, barang-barang modal, kekayaan alam, dan harta tetap (seperti tanah dan bangunan). Faktor-faktor produksi yang disediakan oleh rumah tangga keluarga akan ditawarkan kepada sektor perusahaan. 

2. Rumah Tangga Produsen/ Perusahaan
Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga perusahaan meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. 

3. Pemerintah
Pemerintah adalah badan-badan pemerintah yang bertugas untuk mengatur kegiatan ekonomi. Seperti halnya rumah tangga keluarga dan perusahaan, pemerintah juga sebagai pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.

4. Masyarakat luar negeri
Masyarakat sebagai pelaku ekonomi maksudnya adalah masyarakat luar negeri. Masyarakat luar negeri juga termasuk pelaku ekonomi yang penting bagi perekonomian, karena berhubungan dengan transaksi luar negeri. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan, namun juga berhubungan dengan penanaman modal asing, tukar menukar tenaga kerja, serta pemberian pinjaman.

 Peran pelaku ekonomi:
1. Peran rumah tangga produsen sebagai pelaku ekonomi yakni:
a. Sebagai Produsen: menghasilkan barang dan jasa.
b. Pengguna factor produksi: menggunakan faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
c. Agen pembangunan: membantu pemerintah dengan menjalankan kegiatan pembangunan.
d. Sebagai distributor: sebagai mata rantai penyaluran barang dalam rangka melayani konsumen.
2. Peran rumah tangga konsumen sebagai pelaku ekonomi:
a. Rumah tangga berperan sebagai pemasok faktor-faktor produksi kepada perusahaan untuk kegiatan produksi.
b. Rumah tangga berperan sebagai pemakai (konsumen) barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
3. Peran pemerintah sebagai pelaku ekonomi:
a. Peran pemerintah sebagai pengatur
b. Peran pemerintahh sebagai pengontrol
c. Peran pemerintah sebagai penguasa
d. Peran pemerintah sebagai konsumen
e. Peran pemerintah sebagai produsen/ investor
 4. Peran masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi:
a. Masyarakat luar negeri sebagai konsumen
b. Masyarakat luar negeri sebagai produsen
c. Masyarakat luar negeri sebagai investor
d. Sumber tenaga ahli

Berikut ini diagram interaksi antar 4 pelaku kegiatan ekonomi :



Pembiayaan Waralaba

Desember 23, 2016 Add Comment
Pengertian waralaba
1.Menurut asosiasi franchise indonesia waralaba adalah suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merk (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merk, nama, system, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu dan meliputi area tertentu.

2.Menurut PP No 42 tahun 2007 waralaba adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan atau badan usaha terhadap system bisnis dengan cirri khas usaha dalam rangka memasarkan barang/ jasa yang telah terbukti berhasil dan dapat dimanfaatkan dan atau digunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian waralaba.

Pihak-pihak yang terlibat dalam waralaba :
1. Franchisor/ pemberi waralaba : orang perseorangan atau badan usaha yang memberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan waralaba yang dimilikinya kepada penerima waralaba.
2. Franchisee/ penerima waralaba : perseorangan atau badan usaha yang diberikan hak oleh pemberi waralaba untuk memanfaatkan dan atau menggunakan waralaba yang dimiliki pemberi waralaba.

Ciri bisnis waralaba :
1. Membuka usaha baru dengan meniru usaha dari franchisor
2. Mendapatkan barang dan jasa dari franchisor
3. Mendapatkan merk dan nama usaha dari franchisor
4. Mendapatkan system manajemen dari franchisor
5. Mendapatkan cara dan prosedur dari franchisor
6. Membeli lisence dari franchisor dan membayar royalty kepada franchisor
Penggolongan waralaba
Mengenal  jenis-jenis  franchise  yang  terdapat  di  dunia  tentulah  kita  harus  melihat penggolongan franchise menurut East Asian Executive Report. East AsianExecutive Report telah menggolongkan franchise dalam 3 golongan yakni sebagai berikut:
a.  Product franchise
Franchise  jenis ini, seorang atau badan usaha penerima franchise  hanya bertindak  mendistribusikan produk dari rekannya dengan pembatasan areal, seperti : pengecer bahan bakar Shell yang telah dibagi jaringan atau divisi wilayah pendistribusiannya. 
b.  Processing franchisee or manufacturing franchise 
Franchise  jenis ini, seorang atau badan usaha pemberi franchise (franchisor) hanya memegang peranan memberi know-how, dari suatu proses produksi, seperti : Minuman ringan Coca Cola. 
c.   Business formal / system franchise 
Franchise jenis ini, seorang atau badan usaha pemberi franchise (franchisor) sudah memiliki cara yang unik dalam menyajikan produk dalam satu paket kepada konsumen, seperti : Dunkin Donuts dan Kentucky Fried Chicken.
Bryce Webster mengemukakan 3 (tiga) bentuk franchise, yaitu sebagai berikut: 
a.  Product franchising 
Product franchising  adalah suatu franchise  yang franchisornya memberikan lisensi kepada franchise  untuk menjual barang hasil produksinya, sedangkan franchise hanya berfungsi sebagai distributor dari produk franchisor. Sering kali terjadi franchise diberi hak eksklusif untuk memasarkan produk tersebut di suatu wilayah tertentu. 
b.  Manufacturing franchises 
Manufacturing franchises  adalah suatu franchise  di mana franchisor memberikan resep atau rahasia dari suatu proses produksi.  Franchise memasarkan barang-barang itu dengan standar produksi dan merek yang sama dengan yang dimiliki oleh franchisor. Bentuk franchise semacam ini banyak digunakan dalam produksi dan distribusi minuman soft drink. 
c. Business format franchising 
  Business format franchising  adalah suatu franchise  yang franchisenya mengoperasikan suatu kegiatan bisnis dengan memakai nama franchisor. Franchise  tetap diakui sebagai anggota kelompok yang berusaha dalam bisnis ini dan sebagai imbalan dari penggunaan nama   franchisor,   maka   franchise harus   mengikuti   metode-metode   standar pengoperasian dan berada di bawah pengawasan franchisor  dalam hal bahan-bahan yang digunakan, pilihan tempat usaha, desain tempat usaha, jam penjualan ,persyaratan karyawan. 
Kriteria waralaba
Dalam PP No. 42 tahun 2007 disebutkan bahwa waralaba harus memenuhi 6 (enam) kriteria , yakni:
a.  Memiliki ciri  khas usaha. 
Yang dimaksud dengan ―ciri khas‖ adalah suatu usaha yang memiliki keunggulan atau perbedaan yang tidak mudah ditiru dibandingkan dengan usaha lain sejenis, dan konsumen selalu mencari ciri khas yang dimaksud. Misalnya, sistem manajemen, cara penjualan dan pelayanan, atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemberi waralaba. 
b.  Terbukti sudah memberikan keuntungan. 
Yang dimaksud ―sudah memberi keuntungan‖ adalah menunjuk kepada pemberi waralaba yang telah dimiliki kurang lebih 5 (lima) tahun dan telah mempunyai kiat-kiat bisnis untuk mengatasi masalah-masalah dalam perjalanan usahanya, dan ini terbukti dengan masih bertahan dan berkembangnya usaha tersebut dengan menguntungkan. 
c.   Memiliki standar atas pelayanan barang dan jasa yang ditawarkan yang dibuat secara tertulis. 
Yang   dimaksud   adalah   standar   secara   tertulis   supaya   penerima   waralaba   dapat melaksanakan usaha dalam kerangka kerja yang jelas dan sama (standar operasional kerjanya). 
d. Mudah diajarkan dan diaplikasikan.
Yang dimaksud dengan mudah diajarkan dan diaplikasikan adalah mudah dilaksanakan sehingga  penerima  waralaba  yang  belum  memiliki  pengalaman  atau  pengetahuan mengenai usaha sejenis dapat melaksanakannya dengan baik sesuai dengan bimbingan operasional  dan  manajemen  yang  berkesinambungan  yang  diberikan  oleh  pemberi waralaba. 
e.  Adanya dukungan yang berkesinambungan.
Yang  dimaksud  dengan dukungan  yang  berkesinambungan‖  adalah  dukungan  dari pemberi waralaba secara terus menerus seperti bimbingan operasional, pelatihan, dan 
promosi.
f. Hak dan kekayaan intelektual yang telah terdaftar.
Yang  dimaksud  dengan ―hak  kekayaan  intelektual  yang  telah  terdaftar‖  adalah  hak kekayaan intelektual yang terkait dengan usaha seperti merek, hak cipta, hak paten, rahasia dagang sudah di daftarkan dan mempunyai sertifikat atau sedang dalam proses pendaftaran di instansi yang berwenang. 
Perkembangan waralaba di Indonesia
Banyak  orang masih  skeptis  dengan kepastian  hukum  terutama  dalam  bidang waralaba di Indonesia. Namun saat ini kepastian hukum untuk berusaha dengan format bisnis waralaba jauh lebih baik dari sebelum tahun 1997. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya payung hukum yang dapat melindungi bisnis waralaba tersebut. Perkembangan waralaba di Indonesia, khususnya di bidang rumah makan siap saji sangan pesat. Hal ini dimungkinkan karena para pengusaha kita yang berkedudukan sebagai penerima waralaba (Franchisee) diwajibkan mengembangkan bisnis melalui master franchise yang  diterimanya dengan cara mencari atau menunjuk penerima waralaba lanjutanden gan mempergunakan sistem piramida atau sistem sel, suatu jaringan format bisnis waralaba akan terus berekspansi. 
Konsep dasar waralaba
Menurut International Franchise Associatio, franchise atau waralaba pada hakikatnya memiliki tiga elemen, yaitu merek, sistem bisnis, dan biaya. 
a.  merek , dalam setiap perjanjian waralaba, sang pewaralaba selaku pemilik dari system waralabanya   memberikan   lisensi   kepada   terwaralaba   utnuk   menggunakan   merek dagang/jasa dan logo yang dimiliki oleh pewaralaba 
b.sistem bisnis, keberhasilan dari suatu organisasi waralaba tergantung dari penerapansistem / metode bisnis yang sama antara pewaralaba dan terwaralaba Sistem bisnis tersenut berupa pedoman yang mencakup standarisasi produk, metode untuk mempersiapkan atau mengplah produk atau jasa , standar rupa, dan fasilitas bisnis 
c.biaya (fees) , dalam setiao format bisnis waralaba, sang pewaralaba baik secara langsung atau tidak langsung menarik pembayaran dari terwaralaba atas penggunaan merek dan 
atas partisipasi dalam sistem waralaba yang dijalankan. Biaya biasanya terdiri atas biaya 
awal, biaya royalti, biaya jasa, biaya lisensi dan atau biaya pemasaran bersama

Soal Pemasaran Online Kelas X Semester Genap

Desember 23, 2016 Add Comment

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP

Mata Pelajaran : Pemasaran Online
Paket Keahlian : Pemasaran
Kelas/Semester : X / Genap
Hari/Tanggal : Kamis, 26 Mei 2016
Waktu : 10.45-12.15 (90 menit)


SOAL PILIHAN GANDA

1. Program iklan online yang dimiliki oleh Google Inc. yang sudah cukup lama, muncul bersamaan dengan Google Adsense yang berfungsi sebagai penayangan iklan online adalah ....
A. Google AdWords
B. Google Maps
C. Google Plus
D. Facebook Marketing
E. Google Verification

2. Program Google AddWord memiliki program iklan online dengan jenis iklan online ....
A. Per click
B. one click
C. durasi waktu tertentu
D. billboard
E. below the line

3. Untuk memahami cara kerja Google AddWords maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut, kecuali ....
A. membuat kata kunci
B. memilih kata kunci untuk kampanye display network
C. memperhatikan peringkat iklan di Google AddWords
D. penawaran dan angka mutu
E. melakukan pembayaran otomatis ke Google AddWords

4. Berikut ini adalah kelebihan jangkakuan area untuk iklan di Google AddWords, kecuali ....
A. disesuaikan dengan area yang sudah dipilih
B. bisa satu negara
C. bisa satu provinsi
D. bisa satu kabupaten
E. bisa menjangkau area yang tidak ada koneksi internet

5. Berikut ini adalah beberapa cara efektif ketika beriklan di Google AddWord, kecuali ....
A. harus tepat memilih target
B. menggunakan kata kunci yang tepat
C. menggunakan kata kunci yang sesuai dengan produk
D. menggunakan kata-kata yang menarik
E. menggunakan teknik spamming

6. Program editing gambar yang biasa digunakan untuk membuat banner adalah .....
A. Macromedia dreamwever
B. Adobe Photoshop
C. Adobe Reader
D. Macromedia Freehand
E. K-Lite Code Pack

7. Berikut ini adalah beberapa faktor untuk mengetahui iklan yang kita buat berjalan optimal dan bekerja dengan baik, kecuali ....
A. Memilih kata kunci yang tepat
B. Bahasa dan lokasi iklan
C. Perilaku dan demografi
D. Menambah ekstensi advert
E. Menambahkan kecepatan koneksi internet

8. Periklanan model internet yang unik dan populer untuk mengarahkan lalu lintas ke situs web, dimana pemasang iklan membayar setiap kali penerbitan iklannya ketika diklik adalah pengertian dari ....
A. Facebook
B. Twitter
C. Adobe reader
D. Pay per Click
E. Pay per action

9. Berikut ini termasuk keuntungan menggunakan PPC adalah ....
A. informasi sensitif perusahaan tidak akan jatuh ke tangan pihak kedua
B. meningkatkan laba bersih perusahaan
C. meningkatkan kualitas produk perusahaan
D. meningkatkan kinerja karyawan
E. meningkatkan investasi perusahaan

10. Untuk memulai Addword terdapat 3 langkah dasar yaitu ....
A. membuat akun, membuat iklan pertama, mengaktifkan akun
B. membuat akun, membayar iklan, memasang iklan
C. membuat akun, membayar iklan, mengaktifkan akun
D. membayar biaya iklan, membuat akun, mengaktifkan akun
E. membuat akun, membayar iklan, mengaktifkan akun yang pertama

11. Metode periklanan dengan menggunakan media internet dan web dengan tujuan menyampaikan pesan promosi guna menarik pelanggan disebut .....
A. online advertising
B. online marketing
C. online daring
D. contextual advertising
E. iklan baris

12. Berikut ini termasuk jenis iklan teks, kecuali .....
A. iklan link
B. iklan kontekstual
C. iklan hasil pencarian
D. iklan direktori online
E. interstitial banners

13. Jenis iklan yang muncul di lapisan atas konten, tetapi tidak dalam jendela terpisah, biasanya pengguna dapat menutup iklan ini dengan memilih tombol close yang disertakan pada jenis iklan ini yang biasanya diletakkan di pojok kanan atas, disebut ....
A. pop-up dan pop-under
B. floating advert
C. wallpaper advertising
D. map advertising
E. video online advestising banners

14. Iklan yang dapat berinteraksi dengan konsumen dan merupakan gabungan antara video, teks, gambar, animasi dan suara adalah ....
A. video online advertising banner
B. iklan media social
C. iklan rich media
D. iklan kontekstual
E. iklan konten

15. Iklan yang ditampilkan kombinasi antara teks, gambar dan animasi tetapi tidak interaktif dan setiap iklan memiliki ukuran yang telah diatur adalah termasuk jenis ....
A. iklan link
B. iklan display
C. iklan content
D. iklan rich media
E. iklan directori online

16. Sebuah gambar atau animasi yang ditampilkan pada sebuah web untuk tujuan periklanan, baik dalam format GIF atau JPEG maupun Flash, video, Javascript, HTML5 adalah termasuk .....
A. Floating advert
B. iklan link
C. iklan banner
D. video online
E. iklan media social

17. Berikut ini termasuk jenis iklan Rich Media, kecuali ....
A. Peel-back
B. Floating
C. Expanding
D. Transitional
E. iklan directori online

18. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu dipertimbangkan untuk memilih template banner untuk iklan online, kecuali ....
A. pilih template iklan yang disesuaikan dengan jenis bisnismu
B. gunakan jenis dan ukuran huruf yang mudah dibaca
C. pasanglah gambar yang indah dan berukuran kecil
D. pilihlah media iklan online yang paling murah
E. harmonisasi tampilan iklan online untuk bisnis online

19. Berikut ini adalah contoh dari distributor konten berkualitas dan dicari banyak orang, kecuali ....
A. www.olx.co.id

B. www.ezinearticles.com

C. www.spin2submit.co.za

D. www.goarticles.com

E. www.dmoz.org


20. Model pembayaran iklan online dimana pengiklan hanya membayar untuk iklan mereka bila pengunjung telah melakukan tindakan yang diinginkan adalah ....
A. pay per impression
B. pay per click
C. pay per action
D. pay per sale
E. pay per lead

Download Permendikbud No 46 Tahun 2016

Desember 19, 2016 Add Comment

Kabar gembira bagi guru-guru yang bersertifikat pendidik namun selama ini tidak linier karena beda kode dengan dapodik, terjawab sudah dengan dikeluarkannya Permendikbud no 46 Tahun 2016 tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik sehingga guru-guru yang sudah mempunyai sertifikat pendidik namun tidak linier dapat menyesuaikan dengan pelajaran apa yang sesuai dengan aturan di permendikbud no 46 tahun 2016 tersebut. Selengkapnya download aja di sini

Spektrum Kurikulum SMK Tahun 2016

Desember 19, 2016 Add Comment
Berikut ini adalah surat edaran tentang spektrum kurikulum SMK tahun 2016, masih baru karena tertanggal 15 November 2016. Berlakunya kapan kita tunggu surat edaran selanjutnya. Berikut ini surat edaran tentang spektrum kurikulum SMK tahun 2016 dan Surat Keputusan (SK) tentang spektrum kurikulum SMK tahun 2016, silakan download berikut ini :

1. Surat Edaran
2. SK Spektrum Kurikulum 2016

Perangkat Pembelajaran Guru SMK

Desember 19, 2016 2 Comments

Memasuki awal semester, tugas rutin guru adalah menyiapkan perangkat pembelajaran yang lumayan banyak, antara lain :

A. PERENCANAAN 
1. Kalender Pendidikan
2. Jadwal Mengajar
3. Analisis Minggu Efektif
4. Silabus
5. Program Tahunan
6. Program Semester
7. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
8. Daftar buku pegangan guru

B. PELAKSANAAN 
9. Agenda Pelaksanaan Harian
10. Presensi Siswa
11. Catatan Hambatan Siswa

C. EVALUASI DAN ANALISIS NILAI 
12. Kisi-kisi Soal
13. Kumpulan Soal
14. Daftar nilai
15. Analisis Hasil Ulangan
16. Analisis Butir Soal
17. Analisis KKM

D. RENCANA TINDAK LANJUT
18. Program Perbaikan
19. Program Pengayaan
20. Pelaksanaan Perbaikan
21. Pelaksanaan Pengayaan

Download versi word di sini

Category

Administrasi Perkantoran (2) Agribisnis Aneka Ternak (1) Airflame Powerplant (1) Akomodasi Perhotelan (2) Akreditasi (1) Akuntansi (4) Analis Kesehatan (1) Aplikasi (1) Bahan Ajar (9) BOS (1) Buku (12) Dasar-dasar Perbankan (1) DKV (2) Download (138) E-Rapor (1) Farmasi (1) Gambar Teknik (1) Geologi Pertambangan (2) GPO (1) Guru (17) Guru Pembelajar (3) Informasi Pendidikan (11) IPA (1) Jadwal Pelajaran (1) Jasa Boga (5) Juknis (1) Kalender Pendidikan (2) Kenaikan Pangkat PNS (3) Keperawatan (1) Kesehatan Hewan (1) KI-KD (7) Kimia (1) Kimia Analsis (1) Kimia Indusri (1) Kisi-Kisi (59) KKPI (1) Kurikulum (6) Kurikum 2013 (16) Lowongan Kerja (1) Matematika (1) Media Pembelajaran (1) Modul (1) Multimedia (2) OGN (1) PAI (2) PAK (2) Panduan (2) Patiseri (1) PEB (2) Pedagogik (2) Pedoman (5) Pemasaran (9) Pemrograman Dasar (1) Penilaian (4) Perangkat (1) Perangkat Pembelajaran (14) Peraturan Pemerintah (3) Perbankan (3) Perbankan Syariah (3) Permendikbud (9) PKB (4) PKG (1) PKn (1) PLPG (10) PMK (1) POS (4) PPDB (1) PPG (3) Raport (1) Rekayasa Perangkat Lunak (1) RPP (11) Sejarah Indonesia (1) Seni Budaya (1) Seni Kerawitan Bali (1) Seni Lukis (1) Seni Patung (1) Seni Tari Yogyakarta (1) Sertifikasi Guru (11) Silabus (6) Simulasi Digital (4) Skema Sertifikasi (1) SKTP (3) Soal (75) Software (1) Spektrum (3) Surat Edaran (1) Tata Artistik (1) Tata Boga (1) Tata Busana (1) Tata Kecantikan Kulit (1) Tata Kecantikan Rambut (1) Teaching Factory (1) Tekni Audio Video (1) Teknik Alat Berat (1) Teknik Elektronika Komunikasi (1) Teknik Gambar Bangunan (2) Teknik Grafika (1) Teknik Istalasi Tenaga Listrik (1) Teknik Komputer dan Jaringan (3) Teknik Mekatronika (1) Teknik Otomasi Industri (1) Teknik Otomotif (2) Teknik Ototronik (1) Teknik Pelayanan Produksi (1) Teknik Pemanfaatan Istalasi Tenaga Listrik (1) Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (2) Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri (1) Teknik Pemintalan Serat Buatan (1) Teknik Pendingin dan Tata Udara (1) Teknik Pengelasan Kapal (1) Teknik Perkapalan (1) Teknik Perminyakan (1) Teknik Plambing (2) Teknik Plambing Sanitasi (1) Teknik Sepeda Motor (2) Teknik Suitsing (2) Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (1) Teori Kejuruan (14) TKJ (1) Ujian Nasional (10) UKG (3) UKK (78) UN (4) UN 2018 (1) UNBK (5) Usaha Perjalanan Wisata (2) USBN (38)