Loading...

Download Aplikasi E-Rapor SMK Tahun 2017 dari Direktorat PSMK

November 28, 2017 Add Comment
Berikut ini adalah link Download Aplikasi E-Rapor SMK Tahun 2017 dari Direktorat PSMK, silakan digunakan di sekolah, sudah support Dapodik sehingga akan mempermudah kerja guru. Persyartan yang harus dipenuhi silakan instal dulu XAMPP jika anda menggunakan OS Windows. Selengkapnya silakan download juga Panduan Penggunaan E-Rapor SMK pada link berikut ini :

  1. Aplikasi E-Rapor SMK
  2. Panduan Penggunaan E-Rapor SMK

Soal Latihan Pretest PPG 2017/2018

November 26, 2017 Add Comment
Berikut ini ada 100 Soal Latihan Pretest PPG yang akan segera di gelar Tahun 2017 ini, silakan bapak / ibu guru dapat pelajari, sekedar buat latihan, mudah-mudahan tidak melenceng jauh.

1. Seorang siswa diminta untuk mengidentifikasi masalah yang mereka hadapi, lalu masalah itu didiskusikan dalam kelompok untuk mendapatkan solusinya.
Ilustasi ini berkaitan dengan perkembangan ....
A. kemampuan kognitif
B. kemampuan interaksional
C. kemampuan integrasi diri
D. kemampuan komunikatif

2. Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah….
A. kemampuan berkomunikasi
B. Kemampuan untuk memecahkan masalah
C. kemampuan berinteraksi
D. kemampuan untuk mengintegrasikan diri

3. Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait dengan obyek-obyek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia
A. 0 - 2 tahun
B. 2 -- 7 tahun
C. 7 -- 11/12 tahun
D. 11/12/ -- 14/15 tahun

4. Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan
A. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek bersifat kongkrit (operasional konkrit)
B. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)
C. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
D. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit (operasional formal)

5. Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi diri termasuk kecerdasan….
A. Kognitif
B. Sosial
C. Emosional
D. moral

6. Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia tidak memberi kesmpatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, ia memisahkan diri dan cenderung belajar sendiri.
Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan
A. sosial-emosional
B. kognitif
C. moral
D. spritual

7. Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi.
Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan ...
A. penalaran pascakonvensional
B. penalaran konvensional
C. penalaran prakonvensional
D. penalaran interkonvensional

8. Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi disadari sebagai sesuatu yang berharga.
Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral
A. Prakonvensional
B. Konvensional
C. Pascakonvensional
D. Interkonvensional

9. Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar dalam hal ….
A. mengemukakan gagasan
B. mengaktualisasikan diri
C. penciptaan hubungan yang baik
D. menformulasikan tindakan

10. Seorang peserta didik merasa kurang bersemangat pada jam usai pembelajaran. Dia bahkan lebih senang tinggal di sekolah sampai sore, petugas kebersihan sekolah sampai menyuruhnya pulang karena matahari hampir tenggelam.
Peserta didik tersebut dicurigai memiliki hambatan pengembangan potensi berupa faktor ....
A. intelegensi dan kognitif
B. budaya dan pembiasaan
C. keluarga dan lingkungan masyarakat
D. emosional dan kepribadian

11. Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal ....
A. kesulitan akademis
B. gangguan simbolik
C. gangguan nonsimbolik
D. gangguan sosial

12. Perbedaan antara konseling dan wawancara terletak pada maksud dan tujuannya. Tujuan konseling adalah....
A. Membantu siswa agar dapat memecahkan masalah pribadinya
B. Menbantu siswa agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya
C. Membantu siswa agar dapat mengatasi kesulitan belajar
D. Membantu siswa agar memperoleh informasi tertentu

13. Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati. Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud adalah…
A. Behaviorisme
B. Humanistik
C. Sibernetik
D. Kontruktivisme

14. Di dalam proses pembelajaran, para siswa dihadapkan dengan situasi di mana ia bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan (hipotesis), mencoba-coba (trial and error), mencari dan menemukan keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun rumus beserta bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini merupakan penerapan teori belajar….
A. Sibernetik
B. Humannistik
C. Behaviorisme
D. Konstruktivisme

15. Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….
A. Humanistik
B. Konstruktivisme
C. kognitivisme
D. Nativisme

16. Pada masa kini siswa dituntut untuk dapat belajar setiap saat dan bisa terjadi di manapun. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang memungkinkan belajar jarak jauh dalam jaringan atau online. Pernyataan diatas sejalan dengan teori belajar ….
A. Sibernetik
B. Konstruktivisme
C. Behaviorisme
D. Kognitivisme

17. Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau pengalaman yang baru dapat terkait dengan pengetahuan lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang adalah teori belajar…
A. Behaviorisme
B. Konstruktivisme
C. Kognitivisme
D. Sibernatik

18. Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam:
A. Silabus
B. RPP
C. Silabus dan RPP
D. SKL

19. Komponen rancangan pelaksanaan pembelajaran terdiri dari....
A. Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
B. Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator,materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
C. Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, sumber belajar, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
D. Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, evaluasi, langkah-langkah pembelajaran

20. Silabus dan RPP sama-sama sebagai rencana proses pembelajaran, perbedaannya adalah sebagai berikut:
A. Silabus berisi kompetensi dasar sedangkan rpp mengarahkan kegiatan belajar untuk mencapai kompetensi dasar
B. Silabus bersumber dari standar isi dan standar lulusan, sedangkan RPP bersumber dari standar kompetensi lulusan
C. RPP dibuat oleh setiap guru, sedangkan silabus dibuat oleh tim guru
D. RPP dan silabus keduanya disusun oleh setiap satan pendidikan.

21. Salah satu prinsip dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah
A. Materi atau bahan ajar berbasis kompetensi
B. Pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik
C. RPP bersumber dari silabus
D. Alokasi waktu sesuai dengan jadwal pada setiap satuan pendidikan

22. Perhatikan beberapa komponen dari RPP untuk mata pelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut ......
1) Kompetensi dasar :Mengenal kegiatan bermusyawarah
2) Indikator : menyebutkan dua ciri kegiatan bermusyawarah
3) Tujuan Pembelajaran : setelah pelaksanaan pemilihan ketua kelas siswa dapat menyebutkan dua ciri kegiatan musyawarah dengan benar
Berdasarkan komoponen-komponen RPP tersebut prinsip digunakan adalah....
A. Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
B. Mendorong partisipasi aktif peserta didik
C. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
D. Keterkaitan dan keterpaduan

23. Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:
A. ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;
B. ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis, dan evaluasi
C. ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
D. ingatan, pemahaman, analisis, aplikasi, evaluasi, dan, síntesis.

24. Taksonomi Anderson dan Krathwol menyempurnakan taksonomi Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:
A. ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;
B. ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis
C. ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
D. ingatan, pemahaman, aplikasi,analisis, evaluasi, dan, mencipta.

25. Model pembelajaran yang mempunyai keunggulan antara lain; berpikir dan bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat, adalah….
A. Role Playing
B. Inquiry
C. Problem Solving
D. Picture and Picture

26. Faktor yang penting dipertimbangkan guru dalam melaksanakan diskusi pemecahan masalah proses pembelajaran adalah:
A. Waktu yang tersedia untuk melaksanakan diskusi
B. Rumusan masalah yang harus didiskusikan
C. Jumlah peserta didik yang mengikti pembelajaran
D. Motivasi belajar siswa

27. Fungsi indikator dijadikan sebagai penanda dalam….
A. Pencapaian standar kompetensi
B. Pencapaian kompetensi dasar.
C. Pencapaian tujuan pembelajaran
D. Pencapaian standar kelulusan

28. Apa yang paling tepat dilakukan guru, jika seorang peserta didik tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan ?
A. Menunjuk peserta didik lain untuk menjawab pertanyaan tersebut
B. Memberikan kritik agar peserta didik berusaha menjawab walaupun salah
C. Menyederhanakan isi pertanyaan agar mudah dipahami peserta didik
D. Menjawab sendiri pertanyaan tersebut.

29. Prinsip sistematis sebagai salah satu prinsip pengembangan silabus artinya ....
A. Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik.
B. Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.
C. Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
D. Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.

30. Ciri-ciri kelas yang menggunakan pembelajaran CTL adalah sebagai berikut, kecuali....
A. Sharing dengan teman
B. Guru kreatif
C. Pengalaman nyata
D. Menggunakan satu sumber

31. Dalam memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, Ibu Murni Nugroho selalu menyeleksi materi pembelajaran yang telah teruji kebenarannya, tidak ketinggalan jaman dan memberikan kontribusi untuk pemahaman ke depan. Kriteria penyeleksian dan pemilihan materi pembelajaran tersebut memenuhi kriteria…
A. Sahih
B. Kebermanfaatan
C. Layak dipelajari
D. Menarik minat

32. Bu Rossa menyiapkan materi pelajaran dengan cara dimulai dari materi-materi yang dikenal siswa kemudian menuju hal-hal baru dan dianggap lebih mendalam. Bentuk pengembangan materi yang disusun Bu Rossa mengikuti pola....
A. Kausal
B. Spiral
C. Kronologis
D. inquiri

33. Memilih media pembelajaran hendaknya tidak boleh sembarangan tetapi harus didasarkan pada kriteria tertentu. Misalnya, apakah untuk belajar individual, kelompok kecil, kelompok besar atau massal.
Pernyataan tersebut dalam pemilihan media termasuk ke dalam kriteria...
A. tujuan
B. sasaran didik
C. ketersediaan
D. konteks penggunaan

34. Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru dapat menyusun strategi pembelajaran dan menentukan media yang akan digunakan dalam pembelajaran tersebut. Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pendidik terkait dengan keterampilan memilih media pembelajaran adalah…
A. Pendidik harus mengetahui latar sosial budaya siswa dan sekolah
B. Pendidik harus memahami karakteristik dari media pembelajaran tersebut.
C. Pendidik harus menyesuaikan diri dengan kemampuan sekolah.
D. Pendidik menyesuaikan dengan materi pembelajaran.

35. Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru harus dapat menentukan jenis media yang tepat sesuai dengan materi. Di lihat dari kemampuan jangkauannya, media dapat dibagi ke dalam..
A. media yang memiliki daya liput yang luas dan media yang memiliki daya liput terbatas
B. media yang dpat didengar saja dan media yang dapat dilihat
C. media tradisional dan media berbasis TIK
D. media dua dimensi dan media tiga dimensi

36. Di ruang media tersedia berbagai macam media yang sudah berdebu dan agak usang. Sebagai seorang pendidik yang kreatif, sebaiknya dapat memanfaatkan media dan memilih media mana yang akan digunakan. Dia memiliki beberapa pertimbangan dalam hal ini.
Pertimbangan dalam memilih media pembelajaran yang harus diperhatikan adalah...
A. Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, waktu pengoperasian, biaya, ketersediaan,konteks penggunaan, dan mutu teknis.
B. Sasaran didik, karakteristik media, waktu mengoperasikan, tujuan, misi visi sekolah dan konteks penggunaan.
C. Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, visi sekolah dan konteks penggunaan
D. Kultur sekolah, tujuan, waktu pengoperasiaan dan karakteristik media

37. Seorang guru harus mampu memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pembelajaraan utuh. Pernyataan berikut yang benar terkait dengan media pembelajaran adalah:
A. media pembelajaran yang paling baik adalah media yang berbasis TIK
B. sebuah media dapat digunakan untuk semua kegiatan pembelajaran
C. media dapat digunakan sebagai pembawa pesan dalam suatu kegiatan pembelajaran
D. memilih media tidak perlu banyak pertimbangan agar tidak merepotkan

38. Setiap materi pembelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi. Untuk memudahkan peserta didik memahami materi yang memiliki tingkat kesukaran tinggi guru sering memanfaatkan media pembelajaran. Misalnya, media gambar atau tayangan video yang berisi sistem peredaran darah.
Fungsi media pada pernyataan tersebut adalah:
A. Menampilkan objek yang terlalu besar
B. Membuat konkrit konsep yang abstrak
C. Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.
D. Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar.

39. Media memiliki fungsi dan manfaat bagi pembelajaran. Hal ini dirasakan juga oleh guru dalam membantu pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif. Misalnya saat guru ingin menjelaskan suatu konsep/ objek yang luas dan besar, dia tinggal menggunakan medianya saja.
Berikut ini adalah salah satu fungsi dari media pembelajaran sesuai kondisi tersebut:
A. Menampilkan objek yang terlalu besar, misalnya pasar, candi.
B. Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar.
C. Membuat konkret konsep yang abstrak, misalnya untuk menjelaskan peredaran darah.
D. Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.

40. Seorang guru ingin membuka situs google untuk menuliskan catatan, ide, atau refleksi yang bersifat pribadi atau untuk dibagikan secara umum. Fitur yang dapat dimanfaatkan oleh guru tersebut adalah…
A. book
B. forum
C. blog
D. e-portofolio

41. Seorang guru sedang ber-googling atau membuka situs google untuk mencari informasi mengenai pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Pengertian googling dalam istilah internet tersebut adalah…
A. program mencari informasi
B. program desktop publishing
C. program untuk menjelajahi laman
D. program penciptaan laman

42. Saat kita akan informasi tentang suatu topik atau judul dapat menggunakan aplikasi internet yang dikenal dengan istilah mesin pencari (search engine).
Salah satu laman yang berfungsi sebagai mesin pencari selain google adalah...
A. www.yahoo.com
B. www.gmail.com
C. www.hotmail.com
D. www.cari-data.com

43. Seorang guru akan membuat media untuk menampilkan contoh surat, tabel, gambar dan berbagai dokumen lain. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk memfasilitasi kegiatan guru tersebut adalah...
1. Microsoft Database
2. Microsoft PowerPoint
3. Microsoft Desktop Publishing
4. Microsoft Word

44. Seorang guru dapat menampilkan bahan tayang yang menarik perhatihan siswa dalam pembelajaran. Program tampilan bahan tayang ini difasilitasi oleh Microsoft. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk membuat bahan presentasi adalah....
A. Microsoft Database
B. Microsoft Spread Sheet
C. Microsoft powerpoint
D. Microsoft Desktop Publishing

45. pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/ menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan dan sikap.
Langkah yang dilakukan Pak Ali itu merupakan bagian dari model pembelajaran…
A. portofolio
B. saintifik
C. penemuan
D. autentik

46. Pak Larso melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintergrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya, dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun (a guiding question) dan membimbing peserta didik berkolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi) dalam kurikulum.
Pembelajaran yang dilakanakan oleh Pak Larso tersebut merupakan model pembelajaran ....
A. projek based learning
B. discovery Learning
C. Problem Based Learning
D. Inquiry learning

47. Bu Rumini melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat.
Kegiatan yang dilakukan Bu Rumini tersebut merupakan implementasi model pembelajaran ....
A. Project based learning
B. inquiry learning
C. Discovery learning
D. problem based learning

48. Berikut ini merupakan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning :
1) Penentuan Pertanyaan Mendasar,
2) Mendesain Perencanaan Proyek,
3) Menyusun Jadwal (Create a Schedule),
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project),
5) Menguji Hasil (Assess the Outcome),
6) Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience).
Urutan yang benar adalah ....
A. 1-2-3-4-5-6
B. 1-3-2-4-5-6
C. 1-3-2-5-6-4
D. 1-2-3-5-4-6

49. Perhatikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang masih acak berikut ini!
1) Mengorganisasi siswa dalam belajar
2) Orientasi siswa pada masalah
3) Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri atau kelompok
4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Jika langkah-langkah tersebut disusun mengikuti urutan model pembelajaran Problem Based Learning, urutan langkah yang tepat adalah ....
A. 1-2-3-4
B. 2-3-1-4
C. 3-2-1-4
D. 2-3-1-4

50. Kriteria keberhasilan belajar siswa ditentukan dengan menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). KKM adalah rata-rata setiap unsur dari kriteria yang ditentukan. Untuk menentukan KKM diperlukan faktor-faktor….
A. Kompleksitas indikator, daya dukung, dan kemampuan guru
B. Kemampuan guru, sarana/prasarana, dan intake siswa
C. Kompleksitas indikator, daya dukung, dan intake siswa
D. Kemampuan guru, tingkat kesulitan kompetensi dasar, dan intake siswa

51. Fungsi KKM adalah sebagai berikut, kecuali....
A. sebagai acuan peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran
B. merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran
C. dapat digunakan sebagai bagian dari komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah.
D. Sebagai kegiatan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan melalui metode kualitatif atau kuantitatif.

52. Fungsi indikator dijadikan sebagai penanda dalam….
A. Pencapaian standar kompetensi
B. Pencapaian kompetensi dasar.
C. Pencapaian tujuan pembelajaran
D. Pencapaian standar kelulusan

53. Untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran, tindakan yang perlu dilakukan guru adalah;
A. Menilai tingkat pencapaian hasil belajar siswa
B. Menambah bahan pelajaran baru
C. Mengetahui jumlah siswa yang tidak akan mengikuti program tindak lanjut
D. Memilih waktu yang tepat untuk melaksanakan program tindak lanjut

54. Instrumen yang diguanakan untuk menilai perilaku siswa dalam proses pembelajaran adalah:
A. Pedoman observasi
B. Kuesioner
C. Pedoman wawancara
D. Tes hasil belajar

55. Sebelum guru menyusun soal-soal untuk menilai hasil belajar peserta didik, manakah yang pertama kali harus dipelajari:
A. Buku sumber yang digunakan
B. Kurikulum dan silabus
C. Indikator pencapaian kompetensi
D. Kemampuan awal siswa

56. Salah satu prinsip dalam penilaian hasil belajar peserta didik adalah penilaian harus terpadu artinya:
A. penilaian berdasarkan data yang mencerminkan kemampuan yang harus diukur
B. penilaian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran
C. penilian berdasarkan kriteria yang jelas tentang kompetensi yang harus dicapai
D. penilaian harus berkesinambungan oleh pendidik untuk semua aspek kompetensi

57. Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik harus memenuhi persayaratan berikut, kecuali:
A. Konstruksi butir soal memenuhi persayaratan yang sesuai dengan bentuk tes yang digunakan
B. Substansi yang diukur mempresentasiukan kompetensi yang dinilai
C. Bahasa yang digunakan komukinatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik
D. Digunakan untuk ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester

58. Untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai oleh semua peserta didik pada satu rombongan belajar dapat dilakukan dengan menghitung nilai;
A. Mean
B. Modus
C. Median
D. Simpangan baku

59. Standar penilaian pendidikan merupakan acuan bagi guru dalam melaksanakan
A. Penilaian hasil belajar peserta didik
B. Penilaian proses pembelajaran yang dilakukan guru
C. Penilaian silabus dan RPP
D. Penilaian standar kompetensi lulusan

60. Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil belajar. Penilaian dapat berupa hasil belajar peserta didik yang tidak dipengaruhi oleh kepentingan penilai, perbedaan latar belakang agama, sosial-ekonomi, budaya, bahasa, gender, dan hubungan emosional. Cara penilaian tersebut mengacu pada aspek penilaian….
A. Objektivitas.
B. Transparan
C. Bermakna
D. Menyeluruh

61. Upaya merancang pengayaan bagi perserta didik yang mencapai ketuntasan belajar optimal tampak dalam kegiatan guru sebagai berikut:
A. Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari pengarang yang berbeda
B. memberikan test tambahan dengan tingkat kesukaran lebih tinggi
C. memberikan tambahan sumber bacaan yang lebih mendalam dan tingkat variasi yang tinggi berikut instrument testnya yang sesuai
D. diberikan materi bahan ajar yang lebih tinggi tingkatannya dan mengerjakan soal-soal yang memiliki kesulitan tinggi

62. Dasar rancangan program remidi bagi peserta didik yang capaian prestasinya di bawah ketuntasan belajar ….
A. proses pengajaran remedial pada dasarnya adalah proses belajar mengajar biasa
B. tujuan pengajaran remedial adalah sama dengan test diagnostik
C. sasaran terpenting pengajaran remidial adalah peningkatan kecerdasan siswa
D. strategi yang dipilihhanya berbentuk test ulang

63. Salah satu prinsip merancang program remidial bagi peserta didik tampak dalam kegiatan guru ….
A. Membuat rancangan pembelajaran khusus untuk siswa peserta remedial
B. Menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat dengan memperhatikan hasil temuan analisis evaluasi belajar siswa
C. Menggunakan rancangan pembelajaran baru yang berbeda sama sekali dengan rancangan yang ada.
D. merancang test ulang saja tanpa ada pengulangan penjelasan materi

64. . Kriteria ketuntasan minimal (KKM) merupakan kriteria ketuntasan belajar yang ditentukan oleh sekolah, pada prinsipnya merupakan:
A. Nilai batas ambang kompetensi
B. Nilai minimal yang dicapai peserta didik
C. Nilai maksimal yang dicapai peserta didik
D. Nilai batas ambang kelulusan ujian sekolah

65. Penilaian portofolio dapat dilaksanakan dengan cara ….
A. Memberikan penilaian menyeluruht erhadap tugas-tugas siswa
B. Mengumpulkan lembaran-lembaran jawaban hasil test harian dan sumatif tiap siswa
C. Mengumpulkan hasil kerja masing-masing siswa yang telah diberikan masukan baik oleh guru dan rekan siswa dalam suatu album sebagai bukti hasil belajar
D. Mengumpulkan lembaran-lembaran jawaban hasil ulangan tiap siswa untuk melihat kesulitan siswa dalam memahami pokok bahasan tertentu dan kemudian diberikan pengajarandan test remedial

66. Penilaian hasil belajar siswa didasarkan pada karya siswa dan tugas siswa, kemampuan dalam proses pembelajaran dan hasil post test disebut ....
A. Konstruktivisme
B. Authentic assesment
C. Efektif
D. kondusif

67. Pendekatan tes ini menggunakan norma yang disusun secara relatif berdasarkan distribusi skor yang dicapai oleh para pengikut dalam suatu tes. Dengan demikian maka skor standar yang dicapai oleh seseorang yang didasarkan atas norma relatif ini (PAN) mencerminkan status individu di dalam kelompok.
Pendekatan tes yang dimaksud adalah….
A. Penilaian berkelanjutan
B. penilaian menyeluruh
C. penilaian acuan patokan
D. penilaian acuan norma

68. Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan penilaian yang disebut dengan istilah penilaian acuan kriteria (PAK). PAK merupakan penilaian pencapaian kompetensi yang didasarkan pada kriteria ketuntasan minimal (KKM). KKM merupakan kriteria ketuntasan belajar minimal yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan mempertimbangkan karakteristik Kompetensi Dasar yang akan dicapai, daya dukung, dan karakteristik peserta didik.
Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan penilaian yang didasarkan pada pendekatan ....
a. Penilaian berkelanjutan
b. Penilaian autentik
c. Penilaian acuan patokan
d. Penilaian acuan norma

69. Menggambarkan sejauh mana seorang peserta didik telah menguasai suatu kompetensi, merupakan…
A. tujuan penilaian
B. prinsip penilaian
C. fungsi penilaian
D. hasil penilaian

70. Mengetahui tingkat penguasaan kompetensi dalam sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang sudah dan belum dikuasai seorang/sekelompok peserta didik untuk ditingkatkan dalam pembelajaran remidial dan program pengayaan merupakan….
A. prinsip penilaian
B. tujuan penilaian
C. fungsi penilaian
D. bentuk penilaian.

71. Assesment hasil belajar peserta didik harus memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut, kecuali:
A. objektif
B. adil
C. kooperatif
D. terpadu.

72. Penilaian yang didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur, hal tersebut merupakan prinsip penilian yang:
A. adil
B. objektif
C. valid
D. sistematis

73. Penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya, hal tersebut merupakan prinsip penilaian yang…
A. adil
B. akuntabel
C. valid
D. sistematis

74. Penilaian yang dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah yang baku, hal tersebut merupakan prinsip penilaian yang…
A. adil
B. objektif
C. valid
D. sistematis

75. Di bawah ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan assesmen hasil belajar peserta didik, kecuali….
A. ditujukan untuk mengukur pencapaian kompetensi
B. menggunakan acuan kriteria berdasarkan pencapaian kompetensi
C. ditindaklanjuti dengan program remedial dan pengayaan
D. dilakukan pengulangan jika ternyata hasilnya banyak yang jelek

76. Program pembelajaran remedial hendaknya memungkinkan peserta didik untuk belajar sesuai dengan kecepatan, kesempatan, dan gaya belajar masing-masing. Pembelajaran remedial harus mengakomodasi perbedaan individual peserta didik.Pernyataan di atas termasuk salah prinsip yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran remedial, yaitu...
A. Fleksibilitas
B. Interaktif
C. Adaptif
D. Kesinambungan

77. Berdasarkan data hasil evaluasi pembelajaran tentang memahami teks anekdot ternyata hasilnya tidak maksimal. Dari 30 siswa dinyatakan belum tuntas sejumlah 15 sehingga mengikuti program remidial. Sedangkan yang dinyatakan tuntas sejumlah 15 orang mengikuti program pengayaan. Kegiatan pengayaan untuk 15 siswa dapat dilakukan oleh guru dengan cara...
A. Mengadakan pendalaman materi terkait dengan KD tersebut
B. Digabung dengan siswa yang belum tuntas ikut remedial
C. Melanjutkan materi pada KD selanjutnya
D. Memberi tugas mengerjakan Lembar Kerja Siswa

78. Upaya merancang pengayaan bagi perserta didik yang mencapai ketuntasan belajar optimal tampak dalam kegiatan guru sebagai berikut:
A. Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari pengarang yang berbeda
B. memberikan test tambahan dengan tingkat kesukaran lebih tinggi
C. memberikan tambahan sumber bacaan yang lebih mendalam dan tingkat variasi yang tinggi berikut instrument testnya yang sesuai
D. diberikan materi bahan ajar yang lebih tinggi tingkatannya dan mengerjakan soal-soal yang memiliki kesulitan tinggi

79. Dasar rancangan program remidi bagi peserta didik yang capaian prestasinya di bawah ketuntasan belajar ….
A. proses pengajaran remedial pada dasarnya adalah proses belajar mengajar biasa
B. tujuan pengajaran remedial adalah sama dengan test diagnostik
C. sasaran terpenting pengajaran remidial adalah peningkatan kecerdasan siswa
D. strategi yang dipilihhanya berbentuk test ulang

80. Salah satu prinsip merancang program remidial bagi peserta didik tampak dalam kegiatan guru ….
A. Membuat rancangan pembelajaran khusus untuk siswa peserta remedial
B. Menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat dengan memperhatikan hasil temuan analisis evaluasi belajar siswa
C. Menggunakan rancangan pembelajaran baru yang berbeda sama sekali dengan rancangan yang ada.
D. merancang test ulang saja tanpa ada pengulangan penjelasan materi

81. Agar dapat menyusun hipotesis tindakan dengan tepat, Anda dapat melakukan kegiatan-kegiatan. Salah satu kegiatan itu adalah pengkajian teoretik di bidang pembelajaran/pendidikan.Pernyataan tersebut merupakan kegiatan PTK pada langkah ...
A. merumuskan masalah
B. mengidentifikasi masalah
C. Merancang PTK dengan mengajukan hipotesis tindakan
D. menyusun proposal penelitian

82. Mengetahui proses tindakan, pengaruh tindakan (yang disengaja dan tak sengaja), (c) keadaan dan kendala tindakan, (d) bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat atau mempermudah tindakan dan pengaruhnya merupakan kegiatan PTK pada langkah ….
A. refleksi
B. observasi
C. perencanaan
D. pelaksanaan

83. Model rancangan PTK terletak pada alur pelaksanaan tindakan yang dilakukan. Hal ini sekaligus menjadi penanda atau ciri khusus yang membedakan PTK dengan jenis penelitian lain. Adapun alur penelitian tindakan yang dimaksud adalah ….
A. A. observasi --> refleksi --> perencanaan --> pelaksanaan tindakan
B. refleksi --> perencanaan --> pelaksanaan tindakan --> observasi
C. perencanaan --> observasi --> pelaksanaan tindakan --> refleksi
D. perencanaan --> pelaksanaan tindakan --> observasi --> refleksi

84. Rumusan masalah dalam PTK berikut, yang mana paling tepat disebut sebagai rumusan masalah PTK?
A. Apakah pengaruh permainan peran dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas XI SMA Negeri 2 Boyolali?
B. Bagaimana cara meningkatkan kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan melalui metode tanya jawab dalam pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas XI IPA 2?
C. Mengapa siswa SMA Negeri 2 Boyolali selalu menjadi juara dalam berbagai perlombaan nasional?
D. Bagaimana cara menggunakan alat peraga yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah?

85. Dalam Penelitian tindakan kelas, masalah yang diteliti berasal dari ....
A. kerisauan guru akan kinerjanya di kelas yang diajar
B. keriasauan pendidik akan mutu pendidikan
C. keinginan untuk membantu guru
D. kepedulian peneliti akan kinerja guru

86. Di bawah ini adalah prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas (PTK) menurut Suharsimi Arikunto, kecuali….
A. Kesadaran diri untuk memperbaiki kinerja
B. Kegiatan yang direkayasa
C. Perencanaan
D. Upaya empiris dan sistematis

87. Pola perencanaan-pelaksanaan-observasi-refleksi secara bertahap dan terus-menerus merupakan karakteristik PTK dalam hal….
A. Pengumpulan data
B. Menganalisis masalah
C. Mencapai tujuan
D. Menentukan ruang lingkup

88. Peran guru dalam PTK adalah sebagai…
A. Guru
B. Peneliti
C. Guru dan Peneliti
D. Objek Penelitian

89. Berikut ini kegiatan PTK pada tahap pertengahan tindakan, kecuali….
A. Pelaksanaan tindakan
B. Observasi dan intepretasi
C. Diskusi balikan
D. Analisis data

90. Tujuan PTK adalah…
A. Perbaikan KBM
B. Menyusun teori baru
C. Memperbaiki teori
D. Menyusun generalisasi

91. Merenungkan kembali tindakan perbaikan dan dampaknya serta mencari jalan keluar untuk tindak lanjut PTK merupakan…
A. Analisis
B. Refleksi
C. Observasi
D. Diskusi

92. Latar belakang, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian harus menjadi bagian dari PTK khususnya pada bagian….
A. Kesimpulan
B. Prosedur penelitian
C. Pendahuluan
D. Metodologi penelitian

93. Persiapan awal dalam PTK adalah…
A. Menyiapkan cara wawancara
B. Membuat analisis kelayakan hipotesis
C. Membuat rencana (perbaikan) pembelajaran dan skenarionya
D. Menyiapkan fasilitas dan sarana

94. Proposal penelitian dalam PTK adalah….
A. Usulan untuk mendapatkan dana penelitian
B. Uraian tentang komponen-komponen yang harus dilakukan guru
C. Uraian projek penelitian pendidikan
D. Perencanaan sistematik untuk melaksanakan PTK

95. Berikut ini langkah-langkah dalam tahap perencanaan tindakan dalam PTK, kecuali…
A. Formulasi solusi dalam bentuk hipotesis tindakan
B. Analisis kelaikan hipotesis tindakan
C. Persiapan tindakan
D. Observasi dan inperetasi.

96. Kegiatan yang harus dilakukan setelah pembelajaran adallah melakukan refleksi. Refleksi ini tidak hanya dilaksanakan pendidik saja, tetapi juga oleh peserta didik. Tujuan dilakukannya refleksi pembelajaran bagi peserta didik adalah....
A. untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan pendidik dalam pembelajaran
B. untuk mencapai kepuasaan diri peserta didik memperoleh wadah yang tepat dalam menjalin komunikasi positif dengan pendidik.
C. untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran selanjutnya
D. untuk mencapai kepuasaan diri pendidik memperoleh wadah yang tepat dalam menjalin komunikasi positif dengan peserta pendidik.

97. Kegiatan yang harus dilakukan setelah pembelajaran adalah melakukan refleksi. Tujuan dilakukan refleksi pembelajaran bagi pendidik antara lain adalah ….
A. Untuk menganalisis tingkat keberhasilan proses dan hasil belajar peserta didik
B. Untuk melakukan evaluasi diri terhadap hasil belajar yang telah dilakukan
C. untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan pembelajaran
D. Untuk mengembangkan model pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang diampu

98. Kegiatan refleksi merupakan kegiatan terakhir dari pelaksanaan pembelajaran. Pada kegiatan inilah guru akan dapat mengetahui berhasil tidaknya rencana pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan refleksi dilakukan dengan memperhatikan beberapa prinsip, diantaranya adalah ....
A. Hasil penilaian pendidik dijadikan masukan oleh pendidik untuk perbaikan pembelajaran
B. Ada kesadaran pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
C. Penilaian dilaksanakan di akhir pembelajaran
D. Penilaian dilaksanakan sejak awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran

99. Refleksi terhadap pembelajaran mutlak harus dilakukan oleh pendidik untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan meningkatkan kinerjanya sendiri dengan memperhatikan beberapa prinsip, di antaranya adalah ….
A. Penilaian dilaksanakan di akhir pembelajaran
B. Ada kesadaran pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
C. Penilaian oleh peserta didik dilakukan dengan sangat kritis
D. Hasil penilaian pendidik dijadikan masukan oleh pendidik untuk perbaikan pembelajaran

100.Untuk mengetahui keberhasilan belajar peserta didik, baik selama maupun setelah peserta didik mengikuti pembelajaran tertentu dapat dilihat melalui pengamatan keaktifan peserta didik dalam bekerjasama atau wawancara tentang kesulitan-kesulitan yang dihadapi peserta didik selama mengikuti pembelajaran.Pertanyaan-pertanyaan yang dapat menjelaskan memberikan penjelasan tetang hasil wawancara atau pengamatan diantaranya adalah ...
A. Mengapa peserta didik tidak aktif dalam mengikuti pembelajaran?
B. Bagaimanakah proses pembelajaran yang dilakukan agar efektif?
C. Apakah kompetensi awal peserta didik untuk mengikuti pembelajaran memadai?
D. mengapa peserta didik kita memberikan respon negatif atas pelaksanaan pembelajaran yang kita lakukan

Jika menginginkan yang ada kuncinya, silakan Download Soal Latihan Pretest PPG 2017/2018 pada link berikut ini

Download Buku Perangkat Akreditasi SMK

November 25, 2017 Add Comment
Akreditasi merupakan kegiatan rutin setiap sekolah tidak terkecuali SMK. Bedanya untuk SMK akreditasi dilakukan untuk setiap Program Keahlian. Kalau dulu untuk setiap kompetensi keahlian, mulai tahun ini diubah menjadi setiap Program Keahlian. Misalnya untuk Kompetensi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer Jaringan dan Multimedia, cukup yang diakreditasi Program Keahlian Teknik Informatika dan Komputer

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 002/H/AK/2017 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SD/MI, Nomor 003/H/AK/2017 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/MTs, Nomor 004/H/AK/2017 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMA/MA dan Nomor 005/H/AK/2017 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMK mulai tahun 2017 BAN-S/M akan memberlakukan Perangkat Akreditasi 2017 untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK. Perangkat Akreditasi 2017 merupakan perubahan atas Perangkat Akreditasi SD/MI (Permendiknas nomor 11/2009), SMP/MTs (Permendiknas Nomor 12/2009), SMA/MA (Permendiknas Nomor 52/2008), dan SMK (Permendiknas Nomor 13/2009). Perubahan tersebut diberlakukan dengan beberapa pertimbangan. Pertama, adanya Standar Nasional Pendidikan yang baru, terutama terkait dengan pemberlakuan Kurikulum 2013 dan penguatan pendidikan karakter. Kedua, kesalahan dan ketidaksesuaian Perangkat dengan keadaan dan praktik penyelenggaraan pendidikan. Ketiga, memperkuat Perangkat dan Sistem Akreditasi sebagai alat utama untuk penilaian mutu, pemetaan, dan penyusunan kebijakan pendidikan oleh masyarakat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat. 

Perangkat Akreditasi 2017 merupakan satu kesatuan yang terdiri atas instrumen, petunjuk teknis, data pendukung, dan sistem penskoran. Proses penyusunan dan pengembangan Perangkat Akreditasi 2017 membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun melalui tahapan kajian/penyusunan naskah akademik, uji coba di provinsi, expert judgement, validasi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), penyelerasan dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, dan diskusi dengan Balitbang Kemendikbud serta pihak-pihak terkait lainnya. Perangkat Akreditasi 2017 berbeda dengan Perangkat Akreditasi sebelumnya. Pertama, dari sisi rujukan. Perangkat Akreditasi 2017 mengacu kepada Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional 20/2003, Peraturan Pemerintah yang terkait dengan pendidikan, Standar Nasional Pendidikan (SNP), Peraturan dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta peraturan kependidikan lain yang terkait. Kedua, dari sisi jumlah butir dan metode penyajian. Perangkat Akreditasi 2017 memiliki jumlah butir pernyataan yang lebih relevan dan koheren. Masing-masing pernyataan disertai dengan petunjuk teknis, data pendukung dan bobot butir yang jelas sehingga memudahkan Sekolah/madrasah, asesor dan pengguna.

Selain itu dapat dikurangi semaksimal mungkin perbedaan pemahaman dan penilaian antara sekolah/madrasah dengan asesor untuk menjamin objektivitas hasil penilaian. Ketiga, pemeringkatan dan hasil akreditasi. Perangkat Akreditasi 2017 memiliki skor pemeringkatan yang lebih tinggi, dan hasil Akreditasi yang meliputi nilai, peringkat, dan predikat. Pada Perangkat Akreditasi sebelumnya hasil akreditasi hanya menyebutkan nilai dan peringkat. Keempat, teknik pengolahan data dengan Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (SisPenA SM) berbasis web responsive yang dapat juga diakses dari berbagai perangkat mobile (smartphone, tab, dll.) untuk mempercepat dan mempermudah penyajian hasil Akreditasi.

Untuk Download Buku Perangkat Akreditasi SMK yang diterbitkan Direktorat Pembinaan SMK silakan klik link berikut ini

Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan SMK Tahun 2018 Lengkap

November 22, 2017 Add Comment
Berikut ini adalah Link download Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan SMK Tahun 2018 Lengkap. Kisi-kisi Ujian Nasinal Kejuruan Teori Tahun Pelajaran 2017/2018 ada yang menggunakan Kurikulum 2006 dan ada yang menggunakan Kurikulum 2013. Berikut ini adalah Beberapa mapel yang Kisi-kisinya bisa di download antara lain :

  1. Teknik Survey Pemetaan 
  2. Teknik Gambar Bangunan
  3. Teknik Konstruksi Beton
  4. Akuntansi
  5. Perbankan
  6. Teknik Pengecoran Logam
  7. Teknik Furnitur
  8. dan lain-lain
Untuk selengkapnya silakan Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan SMK Tahun 2018 Lengkap pada link berikut ini 

Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan Akuntansi Tahun Pelajaran 2017/2018

November 22, 2017 Add Comment
Berikut ini adalah Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan Akuntansi Tahun Pelajaran 2017/2018 yang menggunakan Kurikulum 2013. Tidak seperti tahun kemarin yang menggunakan irisan kurikulum 2006 dengan 2013, Ujian Nasional Kejuruan yang akan di gelar bulan April 2018 ini sudah menggunakan Kurikulum 2013. Berikut ini adalah link Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan Akuntansi Tahun Pelajaran 2017/2018.

Untuk Download Kisi-Kisi Ujian Nasional Kejuruan Akuntansi Tahun Pelajaran 2017/2018, silakan klik di sini

Download Contoh Laporan Pembuatan Media Pembelajaran / Alat Peraga untuk PKB Guru

November 20, 2017 Add Comment
A. Nama Alat Peraga
Alat Peraga yang berbentuk Video Pembelajaran ini bernama Video Pembelajaran Tutorial Mail Merge Step by Step. Untuk pelaporan ini video disimpan dalam Compact Disk dan dapat diputar menggunakan computer atau Laptop.

Berikut ini Foto Alat Peraga tersebut :



Gambar 1. Sampul CD Pembelajaran



Gambar 2. Keping CD Pembelajaran


B. Tujuan
Adapun tujuan pembuatan alat peraga yang berbentuk video pembelajaran ini antara lain :
1. Mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran khususnya tentang Tutorial Mail Merge Step by Step
2. Mempermudah siswa dalam menerima materi pembelajaran khususnya tentang Tutorial Mail Merge Step by Step
3. Siswa dapat mengakses video melalui chanel youtube dari rumah karena video pembelajaran ini sudah di upload di youtube

C. Manfaat
Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang optimal sangatlah perlu menggunakan media sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Adapun manfaat penggunaan media video pada proses pembelajaran adalah sebagai berikut :
1. Sangat membantu tenaga pengajar dalam mencapai efektifitas pembelajaran khususnya pada mata pelajaran yang mayoritas praktek.
2. Memaksimalkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam waktu yang singkat
3. Dapat merangsang minat belajar peserta didik untuk lebih mandiri.
4. Peserta didik dapat berdiskusi atau minta penjelasan kepada teman sekelasnya.
5. Peserta didik dapat belajar untuk lebih berkonsentrasi
6. Daya nalar Peserta didik lebih terfokus dan lebih kompeten.
7. Peserta didik menjadi aktif dan termotivasi untuk mempraktekan  latihan-latihan.
8. Peserta didik dapat menayangkannya di rumah karena materi sudah dalam format film atau VCD.
9. Memenuhi tuntutan kemajuan zaman pendidikan, khususnya dalam penggunaan bidang media teknologi.
10. Memberikan daya pemahaman keterampilan yang lebih terstruktural.

D. Rancangan Desain
Berikut ini adalah rancangan pembuatan video pembelajaran Diagram Alir sebagai berikut :

..... Download saja ya versi wordnya agar lebih lengkap, silakan klik link berikut ini

Penyebab Guru tidak Terundang sebagai Peserta PPGJ Tahun 2017

November 15, 2017 Add Comment
JIka kita sering Login di Akun SIM PKB kita, maka kita akan tahu kita diundang sebagai Peserta PPGJ atau tidak. JIka tidak berikut ini adalah penyebab kita TIDAK TERUNDANG sebagai calon peserta program pendidikan profesi guru 2017 karena salah satu atau beberapa status data DAPODIK Anda tercatat sebagai berikut:
1. Telah memiliki Sertifikasi Pendidik, atau
2. Status Kepegawaian sebagai Honor Sekolah / Guru Tidak Tetap Yayasan, atau
3. TMT Pengangkatan > 2015, atau
4. Kualifikasi pendidikan belum mencapai minimal D4/S1, atau
5. Usia telah mencapai 58 tahun per 2018, atau
6. Teridentifikasi sebagai peserta PLPG/KG/UTN dari Sistem AP2SG/ASG
Silakan cek ulang data DAPODIK Anda di sekolah masing-masing. Bila menurut Anda status tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, maka lakukan perbaikan dan sinkronisasi DAPODIK sebelum 18 November 2017.

Cara melaporkan perbaikan dan sinkronisasi pada link berikut ini

Download Buku-Buku Akuntansi SMK Kurikulum 2013

November 15, 2017 Add Comment
Berikut ini adalah link Download Buku-Buku Akuntansi SMK Kurikulum 2013 langsung dari Direktorat Pembinaan SMK, silakan Download pada link berikut ini :

  1. Dasar-Dasar Perbankan 1
  2. Dasar-Dasar Perbankan 2
  3. Komputer Akuntansi 1
  4. Komputer Akuntansi 2
Mohon masukan di kolom komentar apabila link nya rusak, sehingga dapat kami perbaiki

Download Kisi-Kisi Ujian Nasional SMK Tahun Pelajaran 2017/2018

November 15, 2017 Add Comment
Bapak ibu guru dan teman-teman siswa SMK, berikut ini adalah Link Download Kisi-Kisi Ujian Nasional SMK Tahun Pelajaran 2017/2018, silakan di download dan dipelajari sehingga UN yang rencanya akan dilaksanakan bulan April 2017 kita mendapatkan hasil yang lebih optimal. Untuk selengkapnya silakan Download Kisi-Kisi Ujian Nasional SMK Tahun Pelajaran 2017/2018, pada link berikut ini

Download Soal UKK dan Instrumen Penilaian UKK SMK Tahun Pelajaran 2017/2018

November 13, 2017 Add Comment
Berikut ini adalah Soal UKK dan Instrumen Penilaian UKK untuk SMK Tahun Pelajaran 2017/2018 lengkap terdiri dari 4 paket soal dan instrumen antara lain untuk mata pelajaran :

  1. Perbankan
  2. Pemasaran
  3. Teknik Kimia
  4. Teknik Gambar Mesin
  5. Teknik Kendaraan Ringan
  6. Kimia Industri
  7. Teknik Permesinan
  8. Teknik Otomasi Industri 
  9. dan lain-lain

Selengkapnya untuk Download Soal UKK dan Instrumen Penilaian UKK SMK Tahun Pelajaran 2017/2018 silakan klik di sini

Download Aplikasi untuk Mengisi DUPAK (Daftar Usulan Pengajuan Angka Kredit) Guru Tahun 2017

November 13, 2017 Add Comment
Selamat malam Bapak / Ibu Guru semua, Berikut ini adalah Aplikasi untuk Mengisi DUPAK (Daftar Usulan Pengajuan Angka Kredit) Guru Tahun 2017 dalam format Excel sehingga sangat mudah untuk diisi. Karena bulan November ini kita dituntut untuk mengajukan PAK apelan setiap tahunnya. Entah nanti bisa naik pangkat atau belum, yang penting mengajukan. Langsung saja untuk Download Aplikasi untuk Mengisi DUPAK (Daftar Usulan Pengajuan Angka Kredit) Guru Tahun 2017 silakan pada link berikut ini

Pedoman Penulisan Soal untuk SMA/SMK/MA/MAK Tahun 2017

November 12, 2017 Add Comment
Hasil belajar peserta didik dapat dinilai dengan tujuan yang berbeda. Penilaian dapat dilakukan untuk mengetahui materi yang belum dikuasai peserta didik, untuk melihat kemajuan peserta didik pada periode waktu tertentu, untuk pemberian nilai, untuk penempatan peserta didik, dan untuk penentuan kelulusan peserta didik. Penilaian tersebut secara umum dibedakan menjadi penilaian internal dan penilaian eksternal. Penilaian internal adalah penilaian yang dilakukan oleh guru atau sekolah, sedangkan penilaian eksternal dilakukan oleh institusi di luar sekolah misalnya pemerintah atau lembaga penilaian yang diberi otoritas oleh pemerintah.

Penilaian eksternal dapat berupa ujian penentu kelulusan, tes seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikut, pemantauan ketercapaian kurikulum. Pada umumnya untuk penilaian eksternal digunakan tes tertulis sebagai prosedur atau instrumen penilaian yang baku (terstandar). Instrumen baku tersebut menjadi penting karena perlunya membandingkan hasil peserta dengan cara objektif. Sementara penilaian internal yang dilakukan oleh guru dengan tujuan memberikan umpan balik kepada peserta didik dan memperbaiki proses pembelajaran menggunakan instrumen yang kurang baku misalnya penilaian unjuk kerja, portofolio. Hal ini karena fokus pada individu masing-masing peserta didik, bukan untuk membandingkan antarpeserta didik. Ketika sekolah atau guru melakukan penilaian untuk menentukan kelulusan atau ketercapaian dari suatu standar maka penggunaan instrumen yang baku menjadi penting.

Pada saat ini umumnya tes prestasi belajar atau tes prestasi akademik menggunakan tes bentuk soal pilihan ganda (PG) karena saat ini tes PG dipandang sebagai tes objektif yang efisien digunakan untuk jumlah peserta besar. Untuk masa yang akan datang ketika skoring soal isian atau essay dapat dilakukan oleh mesin, bukan tidak mungkin soal untuk penilaian eksternal menggunakan soal isian atau essay. Untuk menjamin kualitas soal tes yang terstandar, pengembangan tes melalui beberapa tahap. Langkah-langkah yang dilakukan untuk menyusun tes terstandar adalah 
(1) menentukan tujuan tes; 
(2) menentukan acuan yang akan dipakai (kriteria atau norma);
(3) membuat kisi-kisi; 
(4) memilih soal-soal dari kumpulan soal yang sudah ada sesuai dengan kisi-kisinya. 

Apabila soal yang diambil merupakan soal baru, soal-soal tersebut harus melalui tahap telaah secara kualitatif, revisi, ujicoba, dan analisis hasil ujicoba sehingga diperoleh soal yang baik dari segi kualitatif dan kuantitatif. Selain itu, pengadministrasian tes (pelaksanaan tes) juga dibuat standar. Untuk tes prestasi terstandar, soal-soal harus mengacu pada tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta didik. Dalam hal ini kurikulum atau standar kompetensi lulusan (SKL) yang sudah ditetapkan apabila tes tersebut akan digunakan untuk kelulusan. Proses penskorannya juga harus dilakukan terstandar terutama apabila ada soal berbentuk uraian sehingga tes tersebut dapat dilihat keterbandingannya.

Untuk menjamin ketersediaan soal yang terstandar, perlu dikembangkan bank soal. Bank soal adalah kumpulan soal yang telah teridentifikasi karakteristiknya, misalnya tingkat kesukaran, daya beda, dan penyebaran pilihan jawaban (option). Pengembangan bank soal perlu dilakukan secara terus-menerus untuk memenuhi berbagai keperluan penggunaan.

Untuk selengkapnya silakan download pada link berikut ini

Syarat calon peserta PPG bersubsidi dan PPG Swadana serta Sistem Seleksi PPG Bersubsidi Tahun 2018

November 12, 2017 Add Comment
Syarat calon peserta PPG bersubsidi dan PPG Swadana serta Sistem Seleksi PPG Bersubsidi Tahun 2018 - Seleksi calon mahasiswa adalah tahapan yang sangat penting dari seluruh rangkaian proses mencetak guru profesional. Oleh karena itu harus ada suatu pola dan sistem yang handal. Kehandalan sistem ini ditunjukkan dengan kemampuan memilih calon-calon yang diprediksi setelah melalui Program Studi PPG dapat menjadi guru profesional.

Program Studi PPG dapat diselenggarakan dalam bentuk PPG Bersubsidi dan PPG Swadana. PPG Bersubsidi adalah penyelenggaraan PPG yang pembiayaan pendidikannya dibantu oleh pemerintah. PPG Swadana adalah penyelenggaraan PPG yang pembiayaan pendidikannya ditanggung sepenuhnya oleh mahasiswa.

A. Persyaratan Calon Mahasiswa Program Studi PPG Bersubsidi


  1. Lulusan S1/D4 dari perguruan tinggi dengan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) minimal B dan dari program studi terakreditasi minimal B;
  2. Berusia setinggi-tingginya 28 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun pendaftaran;
  3. Memiliki pengalaman mengajar 0-5 tahun pada saat pendaftaran;
  4. Program studi S1/D4 linier dengan bidang studi pada program PPG;
  5. Calon mahasiswa terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI);
  6. IPK minimal 3,00;
  7. Bebas Napza, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari BNN atau yang berwenang;
  8. Sehat jasmani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah;
  9. Sehat rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah;
  10. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian; dan
  11. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti program PPG, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai Rp 6.000,00 dan disyahkan oleh Lurah/Kepala Desa.


B. Persyaratan Calon Mahasiswa PPG Swadana


  1. Lulusan S1/D4 dari perguruan tinggi dengan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) minimal B dan dari program studi terakreditasi minimal B;
  2. Berusia setinggi-tingginya 30 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun pendaftaran;
  3. Memiliki pengalaman mengajar 0-5 tahun pada saat pendaftaran;
  4. Program studi S1/D4 linier dengan bidang studi pada program PPG;
  5. Calon mahasiswa terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI);
  6. IPK minimal 2,75;
  7. Bebas Napza, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari BNN atau yang berwenang;
  8. Sehat jasmani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah;
  9. Sehat rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah; dan
  10. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian.



C. Sistem Seleksi Calon Mahasiswa PPG bersubsidi

Untuk menjamin sistem seleksi yang mampu memilih mahasiswa calon guru yang berkualitas, maka sistem seleksi didasarkan pada prinsip-prinsip berikut:

  1. Objektif, sistem seleksi didasarkan pada kriteria yang telah ditetapkan;
  2. Berkeadilan, sistem seleksi tidak membedakan kemampuan, latar belakang agama, suku, ras, gender, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan geografis;
  3. Akuntabel, sistem seleksi menggunakan mekanisme, prosedur, dan kriteria yang dapat dipertanggungjawabkan;
  4. Transparan, sistem seleksi didasarkan pada prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diakses semua pihak; dan
  5. Kredibel, proses dan hasil penetapan peserta dapat dipercaya.

Download Form Supervisi Guru dalam Format Excel

November 10, 2017 Add Comment
Berikut ini adalah form supervisi guru yang selalu dipersiapkan oleh Assesor PKG di sekolah. Form Supervisi Guru ini dibuat dalam format Excel sehingga sangat mudah untuk diedit dan dimodifikasi. Format Supervisi guru ini perlu juga diketahui oleh setiap guru agar dalam mempersiapkan administrasi pembelajaran yang setumpuk itu dapat maksimal sehingga saat disupervisi oleh assesori nilai kita termasuk baik. Berikuti ini adalah link Download Form Supervisi Guru dalam Format Excel, silakan klik di sini

Category

Administrasi Perkantoran (2) Agribisnis Aneka Ternak (1) Airflame Powerplant (1) Akomodasi Perhotelan (2) Akreditasi (1) Akuntansi (4) Analis Kesehatan (1) Aplikasi (1) Bahan Ajar (9) BOS (1) Buku (12) Dasar-dasar Perbankan (1) DKV (2) Download (138) E-Rapor (1) Farmasi (1) Gambar Teknik (1) Geologi Pertambangan (2) GPO (1) Guru (17) Guru Pembelajar (3) Informasi Pendidikan (11) IPA (1) Jadwal Pelajaran (1) Jasa Boga (5) Juknis (1) Kalender Pendidikan (2) Kenaikan Pangkat PNS (3) Keperawatan (1) Kesehatan Hewan (1) KI-KD (7) Kimia (1) Kimia Analsis (1) Kimia Indusri (1) Kisi-Kisi (59) KKPI (1) Kurikulum (6) Kurikum 2013 (16) Lowongan Kerja (1) Matematika (1) Media Pembelajaran (1) Modul (1) Multimedia (2) OGN (1) PAI (2) PAK (2) Panduan (2) Patiseri (1) PEB (2) Pedagogik (2) Pedoman (5) Pemasaran (9) Pemrograman Dasar (1) Penilaian (4) Perangkat (1) Perangkat Pembelajaran (14) Peraturan Pemerintah (3) Perbankan (3) Perbankan Syariah (3) Permendikbud (9) PKB (4) PKG (1) PKn (1) PLPG (10) PMK (1) POS (4) PPDB (1) PPG (3) Raport (1) Rekayasa Perangkat Lunak (1) RPP (11) Sejarah Indonesia (1) Seni Budaya (1) Seni Kerawitan Bali (1) Seni Lukis (1) Seni Patung (1) Seni Tari Yogyakarta (1) Sertifikasi Guru (11) Silabus (6) Simulasi Digital (4) Skema Sertifikasi (1) SKTP (3) Soal (75) Software (1) Spektrum (3) Surat Edaran (1) Tata Artistik (1) Tata Boga (1) Tata Busana (1) Tata Kecantikan Kulit (1) Tata Kecantikan Rambut (1) Teaching Factory (1) Tekni Audio Video (1) Teknik Alat Berat (1) Teknik Elektronika Komunikasi (1) Teknik Gambar Bangunan (2) Teknik Grafika (1) Teknik Istalasi Tenaga Listrik (1) Teknik Komputer dan Jaringan (3) Teknik Mekatronika (1) Teknik Otomasi Industri (1) Teknik Otomotif (2) Teknik Ototronik (1) Teknik Pelayanan Produksi (1) Teknik Pemanfaatan Istalasi Tenaga Listrik (1) Teknik Pembangkit Tenaga Listrik (2) Teknik Pemeliharaan Mekanik Industri (1) Teknik Pemintalan Serat Buatan (1) Teknik Pendingin dan Tata Udara (1) Teknik Pengelasan Kapal (1) Teknik Perkapalan (1) Teknik Perminyakan (1) Teknik Plambing (2) Teknik Plambing Sanitasi (1) Teknik Sepeda Motor (2) Teknik Suitsing (2) Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (1) Teori Kejuruan (14) TKJ (1) Ujian Nasional (10) UKG (3) UKK (78) UN (4) UN 2018 (1) UNBK (5) Usaha Perjalanan Wisata (2) USBN (38)